 |
Pantai Kuta |
Ini catatan perjalanan ke Bali beberapa bulan lalu. Baru kutulis
sekarang, dengan alasan beragam. Tapi yang mendasar sih karena tidak seasyik
perjalanan yang pernah kulakukan sebelumnya.
Sebab aku jalan sendiri, nggak sama patjar. Huhuhu… Meski
pantai Kuta menyediakan dirinya direbahi, tapi tetap saja seperti hilang satu
sayap.
*blaaah*
Jika bukan karena tugas menggantikanmu yang juga sedang
traveling karena tugas, aku malas berangkat. Ini memang tugas penting, tak bisa
diwakilkan ke orang lain. Maka aku tetap saja berangkat. Padahal kau juga
sedang di daerah timur Jawa. Tapi tak mungkin rasanya kita bertemu.
*yak begitu deh caraku nyepik suami*
Aku tiba di Bali tepat saat makan siang. Tapi ternyata belum
dapat jatah makan. Perut sudah konser dari pagi. Di bandara Cengkareng cuma sempat
makan sepotong roti dan air putih.
Sampai di kamar ternyata roommate belum datang. Belum tahu
siapa dia, yang jelas wanita. Aku akan protes, demo dan mogok makan kalau
sekamar sama laki-laki. Kecuali panitia ngasih kejutan, patjar datang. Tapi kan
itu cuma khayalan. Nggak mungkin dia datang tanpa aku tahu. Setidaknya dia
pasti akan tanya nomor kartu Garuda Miles-nya, membuatku tahu akan terbang ke
mana XD Hihihi…